10 KESALAHAN DALAM DESAINER GRAFIS
10 Kesalahan Umum Desainer Grafis
1. Lupa merasterize font
Tidak semua percetakan memiliki jenis font yang anda gunakan. Akibatnya saat diprint font yang sudah anda rancang dengan baik menjadi berantakan. Ada empat alternatif cara untuk mencegah hal ini.
a. selalu sertakan semua font yang anda gunakan,
b. gunakan format PDF
c. rasterize seluruh font
d. atau sekalian saja export ke dalam format file raster (Bitmap, TIFF).
a. selalu sertakan semua font yang anda gunakan,
b. gunakan format PDF
c. rasterize seluruh font
d. atau sekalian saja export ke dalam format file raster (Bitmap, TIFF).
2.Monitor dibiarkan tidak terkalibrasi
Akibatnya warna hasil cetak akan meleset jauh dari yang dimaksudkan desainer. Jangan mengabaikan pilihan kalibrasi Adobe Gamma Loader saat pertama kali menginstall produk Adobe. Beberapa kartu grafis juga menyertakan fasilitas kalibrasi warna monitor.
3. Menganggap Operator Percetakan Tahu Segalanya
Faktanya mencetak di Indonesia jauh berbeda dengan di luar negeri. Umumnya operator percetakan direkrut dari tenaga yang minim pengetahuan dan pengalaman. Menjadi cerewet mungkin tidak menyenangkan siapapun. Tapi jauh lebih baik dicap perfeksions daripada nama anda rusak di mata klien.
4. Hanya tahu Artpaper
Ada ratusan jenis media yang bisa anda manfaatkan untuk mendapat hasil terbaik. Desain sederhana sekalipun bisa terlihat istimewa jika kita aplikasikan di atas media yang tepat.
5.”Full Color is The Best”
Walaupun memberi pilihan warna yang bebas, teknik full color CMYK memiliki kelemahan, yaitu jangkauan warnanya terbatas dan tidak secemerlang spot color. Mengenali banyak jenis tinta akan membuat desain anda lebih menarik.
6. Terpaku di depan komputer
Desainer-desainer terbaik selalu menggunakan tangan mereka dalam mengolah ide. Komputer hanya salah satu alternatif alat untuk mempermudah anda.
7. Hanya tahu digital printing
Digital printing untuk mencetak dengan skala kecil memang terasa murah. Tapi banyak pilihan cetak lain yang unggul dalam percetakan di atas angka 200 eksemplar. Selain itu hasilnya jauh lebih baik. Jadi, pilih mana?
8. “Trend Desain Grafis Tahun 2007 adalah…..”
Tidak seperti cabang ilmu desain yang lain, trend atau gaya desain grafis telah lama mati. Kini gaya tertentu hanya dipakai untuk mengkomunikasikan hal-hal khusus. Desainer grafis yang terpaku hanya kepada satu gaya atau ikut-ikutan trend akan cepat tenggelam.
9. Keranjingan flashdisk
Komputer di percetakan diperkosa oleh banyak flashdisk pelanggan. Kebanyakan dari mereka adalah adalah pengguna awam yang tidak berhati-hati menggunakan komputer pribadinya. Virus, terutama virus-virus lokal, mempercepat kerusakan dan mengurangi efisiensi komputer anda.
Walaupun lebih mahal, usahakan selalu memakai media penyimpanan yang tidak bebas untuk dibaca tulis, misalnya CD, DVD, atau mungkin malah floppy disk yang sudah diwrite protect. Kalaupun kepepet, gunakan flashdisk dengan hati-hati. Update antivirus anda dengan yang terbaru dan selalu format setelah mampir di percetakan.
10. Menyerah kepada revisi klien
Kebanyakan klien tidak memiliki pengetahuan baik tentang desain. Mereka berusaha mengubah desain hanya memuaskan selera pribadi atau memperlihatkan kekuasaannya kepada anda.
SUMBER
Kebanyakan klien tidak memiliki pengetahuan baik tentang desain. Mereka berusaha mengubah desain hanya memuaskan selera pribadi atau memperlihatkan kekuasaannya kepada anda.
SUMBER

Comments
Post a Comment